GELIAT ISLAM DI BELANDA
GEREJA DIJADIKAN MASJID
Nederland, begitu sebagian orang menyebutnya.Negara yang dikenal dengan sebutan “Kincir Angin”,dan “Seribu Kanal”. Subhanallah,dari 18 juta penduduknya,sekitar 2 juta beragama islam.
ISLAM MASUK BELANDA
Menurut sejumlah catatan,islam sudah masuk ke Belanda sejak abad ke-12.Karena Belanda tak begitu jauh dari Timur Tengah.Hal itu bermula sewaktu Spanyol di bawah kekuasaan islam (abad ke-7 sampai 14 M) dan sewaktu Turki menguasai Eropa Timur.Hal itu berawal dari para pedagang Muslim yang berbisnis di Amsterdam sabagai salah satu pelabuhan terbesar di Eropa.Kini,di Belanda terdapat sekitar 900 ribu umat islam.Dari jumlah tersebut 80% merupakan keturunan Timur Tengah seperti Turki, Iran, Maroko, Aljazair, Tunisia, sisanya Indonesia dan Belanda.Selain itu kini di Belanda terdapat sekitar 400 buah masjid dan sebanyak 100 buah Pusat Studi Islam dan sejumlah sekolah tingkat dasar (SD) dan sekolah lanjutan (SMP) yang didirikan dan dimiliki umat islam Belanda.
GEREJA JADI MASJID
Amsterdam merupakan pusat bisnis Belanda,sedang Den Haag merupakan pusat pemerintahannya. Kantor Perdana Mentri,Parlemen Belanda,dan KBRI (Kedutaan Besar Indonesia) terdapat di Den Haag. Di Den Haag itu pula terdapat Mahkamah Internasional yang menhadili para pelaku kejahatan perang tingkat internasional.Sekitar 2 km dari KBRI di Den Haag terdapat sebuah masjid yang asalnya gereja.Kenapa begitu? Pada tahun 80-an seorang pengusaha Indonesia saat berkunjung ke Den Haag melihat sebuah gereja kosong dan hendak dijual.Pengusaha itu membelinya untuk dijadikan masjid.Setelah direnovasi,jadilah gereja sebagai masjid dan berfungsi secara baik sampai sekarang, Alhamdulillah.
TAK SEKERAS DI INDONESIA
Belanda sudah lama memperkanalkan progam wajib belajar usia 6 sampai 16 tahun.Universitas Amsterdam merupakan perguruan tertinggi terbesar di Belanda yang memiliki 25 ribu mahasiswa.Sedangkan University of Leiden merupakan perguruan tinggi tertua di Belanda yang didirikan tahun 1575 M.Di Den Haag sejak tahun 70-an juga terdapat sekolah Indonesia tingkat SD,SMP dan SMA yang dikelola KBRI.Kini,sekolah itu dirancang untuk dijadikan sekolah bertaraf internasional dengan pengantar Bahasa Inggris dan Belanda.Sejumlah tokoh nasional dan pakar Indonesia pernah belajar di Belanda.Seperti Mohammad Hatta,Kwik Kian Gie (mantan ketua Bappenas.),Dr.Adnan Buyung Nasution (pakar hokum dan pendiri LBH Jakarta).Karena tingkat pendidikan di Belanda sudah cukup baik,sebagian basar rakyatnya tamatan petguruan tinggi dan bisa berbahasa Inggris.Di samping itu di seluruh pelosok Belanda,banyak dijumpai wanita muslimah mengenakan jilbab.Begitu pun suara azan saat waktu salat.Meskipin pengeras suaranya tidak sekeras di negri kita, Alhamdulillah.
SELAMAT MEMBACA
Jumat, 06 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar